Inilah Alasan Kenapa Law Of Attraction Tidak Bekerja Padamu


 Saya yakin kamu pasti sudah tau dengan Law of Attraction, kan?

Saya juga yakin kamu sudah familiar dengan Afirmasi Positif, betul?

Saya juga yakin kamu sudah mengenal Visualisasi Keinginan, betul?

Karena kamu telah mengetahui tiga hal yang telah saya sebutkan diatas, untuk itulah tulisan ini harus kamu baca sampai selesai. ^_^

Haii, Riqi Disini. Saya adalah seorang yang memiliki ketertarikan dengan Pengembangan Diri. Saya mendirikan OrangorangProduktif sebagai media saya untuk berbagi wawasan seputar pengembangan diri. Saat ini OrangorangProduktif sudah memiliki blognya sendiri seperti yang sedang kamu kunjungi sekarang. Juga OrangorangProduktif hadir di Instagram, Facebook Page dan Aplikasi Helo dengan user name orangorangproduktif.

Bayangkan kamu sudah melakukan visualisasi dan berusaha merasakan perasaan menerima yang kamu inginkan tersebut, tapi ternyata ada yang menahan frekuensi kamu.

Kan sayang banget ya, karena satu hambatan itu Law of Attraction yang seharusnya bekerja pada kamu, malah tertahan karena satu hal ini.

Saya mendapatkan ilmu ini langsung dari salah satu orang yang memiliki kontribusi dalam buku The Secret. Ialah Joseph Vitale. Berikut adalah apa yang sampaikan oleh Joseph terkait dengan hambatan yang telah saya sebutkan diatas.

Orang-orang berpikir bahwa hukum tarik menarik bekerja dalam pikiran sadar. Tetapi sebenarnya Law of Attraction itu bekerja di pikiran bawah sadar mereka.

Jadi orang hanya duduk dan dengan kesadarannya memikirkan “saya akan menarik sebuah mobil, motor, hubungan asmara yang baik, atau kesehatan tubuh untuk saya.” Itu sudah sangat bagus.

Tapi, kalau mereka punya kepercayaan ditingkat pikiran bawah sadar yang berbeda terhadap apa yang mereka afirmasikan dan visualisasikan, mereka dapat menghentikan apa yang mereka inginkan datang ke kehidupan mereka. Inilah yang disebut oleh Joseph Vitale sebagai “Niat Berlawanan.”

Niat Berlawanan inilah yang menggagalkan apa yang berusaha kita tarik dari fikiran sadar kita. Antara pikiran sadar dan pikiran bawah sadar tidak ada sinkronisasi. Keduanya berlawanan. Terkadang saya dan kamu mungkin tidak menyadari hal ini sedang terjadi pada diri kita sendiri.

Beruntungnya saya mendapati pelajaran ini langsung dari Joseph Vitale dan sebagai bentuk rasa syukur saya atas pengetahuan ini, saya menuliskan ulang pelajaran ini dan saya bagikan ke kamu agar saya dan kamu mendapatkan pelajaran yang sangat berhargai ini.

Kembali ke pambahasan diatas mengenai Niat Berlawanan. Apakah kamu sudah mendapatkan gambaran mengenai Niat Berlawanan ini seperti apa bentuknya? Saya akan berikan salah satu contoh dari Niat Berlawanan ini kepada kamu.

Bagaimana mungkin secara sadar kita menginginkan uang, kita memvisualisasikan uang dalam rekening bank milik kita serta kita mengafirkasikan “saya adalah magnet untuk uang” namun pikiran bawah sadar kita mengatakan bahwa “uang adalah sumber kejahatan.” Itulah yang disebut oleh Joseph Vitale sebagai Niat Berlawanan. Kamu sudah dapatkan wawasannya?

Joseph Vitale mengatakan bahwa “The secret adalah pengenalan, tapi belum menjelaskan semuanya. Sebagai pengenalan mengenai hukum ini (Law of Attraction) itu bagus sekali.”

Lantas apa yang harus kita lakukan agar kita bisa menyingkronkan antara pikiran sadar dengan pikiran bawah sadar ini? Tenang, saya juga telah merangkumkan pesan dari Joseph Vitale pada paragrap selanjutnya.

Tapi, sebelum kita lanjut saya berpesan kepada kamu untuk jangan sungkan untuk bagikan artikel ini ke teman-teman kamu di Facebook dengan menekan tombol “Share On Facebook” dibawah yaa. Agar saya semakin semangat berbagi wawasan tentang pengembangan diri untuk kamu dan teman-teman semua. ^_^

Langkah selanjutnya adalah mengerti bagaimana pikiran bawah sadar bekerja. Saya dan kamu harus mengenal bagaimana pikiran bawah sadar kita masing-masing. Sebab, pikiran bawah sadar memiliki daya kekuatan yang lebih besar daripada pikiran sadar kita. Artinya pikiran bawah sadar memiliki apa yang tidak dimiliki pikiran sadar.

Kita berpikir bahwa cukup dengan duduk dan memvisualisasikan, kita sedang melakukan skripting dan kita pikir kita sedang melakukan afirmasi. Tapi kembali lagi, pusat kekuatannya ada di pikiran bawah sadar.

Itulah langkah selanjutnya, kesanalah kamu harus melangkah yaitu menyelaraskan pikiran bawah sadar dengan pikiran sadar. Karena semua apa yang kita percayai, semua memori kita, semua data kita, semua negativitas kita, seluruhnya ada di pikiran bawah sadar.

Ketika kamu membersihkan pikiran bawah sadar, barulah setelahnya secara sadar kamu bisa mengharapkan sesuatu karena hambatan tersebut sudah dibersihkan.

Ibarat selang yang mengaliri air, maka air tersebut akan kesulitan untuk mengalir jika disalah bagian dari selangnya ada sumbatan. Dengan membersihkan sumbatan tersebut kita akan memancarkan getaran afirmasi kita dengan lebih baik lagi.

Keyakinan yang ada di pikiran bawah sadar kamu tidak dikubur dan mereka tidak disembunyikan. Ketika kita tidak merasakannya bukan berarti sesuatu itu tidak ada. Pikiran bawah sadar bisa dibuka, kamu bisa membukanya, kamu bisa merayunya untuk keluar. Kamu bisa merasakannya.

Kamu bisa memulainya dengan menanyakan pertanyaan seperti ini:

“apa yang mungkin saya percayai yang akan menghentikan saya dari menarik uang?”

“apa yang mungkin saya percayai yang menghentikan saya memiliki hubungan asmara/suami-istri yang sehat?”

“apa yang mungkin saya percayai yang menghentikan saya untuk memiliki kesehatan tubuh?”

Dan kamu akan mendapati keyakinan itu mulai muncul ke permukaan dan ketika mereka muncul ke permukaan seketika mungkin kamu akan memikirkan:

          “saya percaya uang adalah sumber kejahatan”

          “saya pernah disakiti lawan jenis, mereka semua sama saja”

“saya tidak terbiasa olahraga dan saya sulit menghentikan kebiasaan makanan yang tidak sehat”

Atau secara umum setelah kamu menanyakan pertanyaan-pertanyaan serupa pada diri sendiri dengan pertanyaan serupa diatas, kamu mungkin akan mendapati pikiran yang muncul seperti:

          “Saya tidak percaya itu mungkin terjadi pada saya”

          “saya tidak percaya saya layak menerimanya”

“saya belum pernah melihat contoh yang demikian terjadi dalam hidup seseorang”

Segala macam pikiran negatif tersebut akan muncul dalam benak kamu.

Setelah semua itu muncul dalam benak kamu, yang harus kamu lakukan adalah kembali menanyakan pada diri sendiri untuk meyakinkan diri kamu sendiri bahwa benar bahwa kamulah yang membatasi dirimu sendiri atas uang, hubugan dan kesehatan yang kamu inginkan difikiran sadarmu,

Tanyakan pada diri sendiri dengan pertanyaan seperti:

“Apakah kamu percaya itu benar, Kamu tidak dapat menarik uang?”

“apakah kamu percaya itu benar, Kamu tidak dapat menarik lawan jenis yang bisa membawamu pada hubungan yang sehat?”

“apakah kamu percaya itu benar, Kamu tidak dapat menarik kesehatan yang lebih baik untuk dirimu?”

Dari pertanyaan yang kamu ajukan pada diri kamu sendiri seperti yang telah disebutkan diatas, kamu akan mulai menggali buktimu sendiri, “Your own Evidence” akan keyakinan kamu itulah yang membatasi keinginan sadarmu.

Gimana? Berapa banyak wawasan yang kamu dapatkan dari artikel ini?

Kembali lagi saya ingatkan agar kamu Share ke teman-teman kamu yang di ada di Facebook dengan klik tombol “Share on Facebook” dibawah ya. Manfaatnya bisa dirasakan lebih luas lagi.

Jika memang ada hal yang ingin kamu diskusikan, bisa langsung tulis di kolom komentar dibawah ya. ^_^

Untuk kamu yang belum like dan follow @orangorangproduktif di Instagram dan Facebook Page, kamu bisa klik link di bawah. Juga OrangorangProduktif memiliki Grup Facebook yang disiapkan khusus untuk diskusi seputar pengembangan diri yang saya beri nama Bacaan Bermanfaat. Kamu bisa klik link dibawah ini untuk aksesnya.

Klik Disini

Klik Disini

Klik Disini

Saya tunggu kehadiran kamu disana ya. Selamat bergabung dan selamat datang di OrangorangProduktif.

Being Addicted To Self Growth ^_^
Previous
Next Post »
0 Komentar