| Nikola Tesla Berbicara tentang Energi, Frekuensi dan Vibrasi |
Apakah kamu yakin afirmasi positif yang telah kamu sebutkan setiap hari benar-benar berdampak?
Ketika kamu menyebutkan “saya adalah magnet bagi uang” atau “saya sangat bahagia, saya menerima berbagai kebaikan yang datang pada diri saya.” Apakah hal tersebut sudah dirasa cukup?
Atau kamu melewatkan sesuatu dalam afirmasimu karena ternyata untuk menerapkan afirmasi yang powerful dibutuhkan tiga hal ini.
Kamu boleh
simak penjelasannya sampai habis pada tulisan ini sebagai bentuk evaluasi diri
atas afirmasi yang selama ini telah kamu lakukan.
Haii, Riqi Disini.
Saya mendapatkan pelajaran berharga tentang bagaimana agar afirmasi positif yang dilakukan bisa lebih powerful dari seseorang yang bernama Dandapani.
Saya merasa harus membagikan apa yang ia sampaikan kepada kamu agar afirmasi yang kamu lakukan memberikan dampak powerful bagi kehidupan kamu. Hal ini saya lakukan sebagai bentuk syukur saya dari pengetahuan yang telah saya dapatkan.
Karena saya dan kamu telah mengetahuinya, bersyukur adalah cara untuk mendapatkan lebih banyak kebaikan. Betul? ^_^
Kita semua telah mengetahui bahwa pikiran kita terbagi menjadi pikiran sadar dan pikiran bawah sadar. Dimana pikiran sadar adalah sesuatu dalam pikiran kita yang dengannya kita membuat keputusan dan bertindak serta berperilaku.
Sedangkan pikiran bawah sadar adalah tempat dimana memori, mindset, sifat dan cara kita memandang dunia berada padanya. Dalam hukum tarik menarik, pikiran bawah sadar memiliki peran yang sangat penting dan memberikan dampak yang sangat besar bagi kehidupan kita secara keseluruhan.
Untuk itulah, seseorang yang ingin memperbaiki kehidupannya - entah itu dalam aspek kesehatan, karir, keuangan pribadi, asmara, hubungan sosial dengan orang lain secara umum dan lain sebagainya - mereka harus memprogram pikiran bawah sadar mereka karena disanalah pondasinya.
Pernahkah kamu mengatakan pada diri kamu sendiri “jangan lakukan itu, itu tidak baik untuk kesehatanmu.” Atau “jangan dekati perbuatan itu, itu bisa merusak nama baikmu.” Namun kamu tetap melakukannya?
Pertentangan batin tersebut adalah apa yang saya sebut dengan “Cekcok dua entitas dalam satu tubuh.”
Pikiran sadar kamu mengatakan bahwa merokok akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan kamu, namun pikiran bawah sadar kamu sudah terprogram “tiada hari tanpa menghisap rokok.”
Pikiran sadar kamu mengatakan bahwa kamu harus melakukan olahraga setiap hari, namun pikiran bawah sadar kamu sudah terprogram “malasku lebih besar dan lebih penting dari pada hal lainnya.”
Sebenarnya ada beberapa metode yang bisa dilakukan untuk memprogram ulang pikiran bawah sadar. Seperti yang disebutkan oleh Dr. Bruce Lipton seorang ahli biologi yang terkenal karena pandangannya yang mengatakan bahwa “Belief” seseorang-lah yang mengendalikan biologi manusia daripada DNA mereka. “Belief” tempatnya di pikiran. Dirinya menyebutkan bahwa ada dua metode untuk memprogram ulang pikiran bawah sadar yaitu dengan “mindfulness” dan “rewrite the program” pikiran bawah sadar kamu.
Salah satu cara agar kamu bisa memprogram ulang pikiran bawah sadar kamu adalah dengan cara memberikan afirmasi pada pikiran kamu.
Sekarang, apakah kamu sudah memiliki tiga hal ini dalam afirmasimu?
Ketiganya adalah
- Pemilihan Kalimat Positif;
- Visualisasi yang jelas yang sesuai dengan kalimat positifmu; dan
- Perasaan yang selaras dengan kalimat dan visualisasimu.
Yaa, bagi kamu yang telah memberikan kalimat positif pada pikiran bawah sadar dengan mengatakan kalimat tersebut berulan-ulang dan kamu memercayai kalimat tersebut merupakan langkah yang sangat baik.
Namun, Dandapani menyebutkan bahwa hal tersebut belum cukup powerful. Kamu harus memiliki visualisasi yang jelas dan perasaan yang selaras dengan apa yang telah kamu sebutkan tersebut.
Kebanyakan orang hanya mengatakan “aku adalah magnet untuk uang, uang datang dengan mudah kepadaku” namun mereka tidak menggambarkan hal tersebut dalam benak dan tidak merasakan perasaan senang ketika memilikinya.
Kalimat saja tidak cukup. Jika saya mengatakan bahwa “Saya suka membaca.” Baik, pikiran bawah sadar bisa mengetahui dan mengindentifikasi subjeknya yaitu “saya”.
Kemudian pikiran bawah sadar juga bisa mengidentifikasi apa itu “suka” dan bagaimana perasaan suka itu dalam hati.
Namun, bagaimana dengan membaca. Pikiran bawah sadar tidak mendapatkan gambaran yang jelas perkataan saya yang menyebutkan kata “membaca.”
Jika pikiran bawah sadar adalah seseorang, dia pasti akan bertanya lebih lanjut, “kamu itu suka baca apa? Artikel-kah? Twit-kah? Atau baca status facebook orang-kah? Atau baca buku?”
Pikiran bawah sadar saya tidak bisa menangkap maksud yang hanya datang dari perkataan. Untuk itu, perlu visualisasi. Gambarkan dalam benak apa yang saya sukai.
Saya menyebutkan “saya suka membaca” bayangkan objeknya. Misalnya buku. Dengan begitu, pikiran bawah sadar akan mampu menangkap apa yang diinginkan melalui pikiran sadar saya.
Kemudian Rasakan apa yang telah kamu sebutkan dan yang telah kamu visualisasikan.
Munculkan perasaan bahagia saat menyebutkan kalimat afirmasi dan visualisasimu. Injeksikan dalam afirmasimu perasan bahagia.
Lebih jauh lagi, bahwa sangat penting untuk menjaga perasaan bahagia, senang dan perasaan penuh syukur ketika kita menyebutkan afirmasi yang kamu lakukan.
Sebagai tambahan, sertakan perasaan bahagia seolah telah menerima apa yang telah disebutkan dalam afirmasi tersebut.
Menerima melibatkan perasaan seperti apa yang kamu rasakan ketika permintaan kamu telah terwujud. Bagaimana kamu tidak merasa senang ketika apa yang kamu inginkan telah terwujud? Tentu kamu akan merasakan kesenangan saat menerimanya, betul?
Lebih jauh lagi, Dandapani mengatakan bahwa perasaan adalah manifestasi dari energi dan disebutkan bahwa segala sesuatu yang ada di dunia ini memiliki energi kemudian energi tersebutlah lah yang memberikan getaran pada frekuensi energi lainnya.
Ketiga komponen dari afirmasi inilah yang akan menempatkan kamu pada frekuensi yang kamu inginkan.
Ketiganya inilah yang akan diterima pikiran bawah sadar sebagai program baru yang kamu tanamkan pada pikiran bawah sadar kamu.
Saya akan menutup pembahasan ini dengan perkataan yang disampaikan oleh salah seorang Penemu, Fisikawan, Teknisi Mekanika, dan Teknisi Listik berkebangsaan Serbia-Amerika Nikola Tesla tentang energi, frekuensi dan vibrasi.
“If you want to find the secrets of the universe, think in terms of energy, frequency and vibration.”
– Nikola Tesla
Yes, semua telah saya share ke kamu. Semoga dengan apa yang telah saya sampaikan pada tulisan ini memberikan manfaat untuk kamu sehingga kamu bisa mempraktikkan afirmasi kamu dengan lebih powerful.
Jadi, sudah berapa
banyak wawasan yang kamu dapatkan setelah membaca artikel ini?
Share ke teman-teman kamu yaa jika apa yang telah kamu baca
ini memberikan manfaat untuk kamu. Kamu bisa klik “Share on Facebook” dan “Share
on Twitter” pada kolom dibawah. Saya akan sangat senang sekali jika kamu
mendapat manfaat dari apa yang saya sajikan ini.
Serta saya juga akan sangat senang jika
kamu mau berbagi pandangan kamu mengenai hal ini di kolom komentar.
Jika kamu suka dengan artikel seputar
pengembangan diri dari OrangorangProduktif.com kamu boleh bookmark alamat
websitenya, juga kamu bisa mendapatkan pengetahuan seputar pengembangan diri
dari OrangorangProduktif di platform lain seperti Facebook dan Instagram.
Kamu bisa klik link dibawah ini untuk
mendapatkan berbagai wawasan mengenai pengembangan diri dari
OrangorangProduktif.
Saya Riqi dari OrangorangProduktif.com
Being Addicted To Self Growth.
0 Komentar